17 Tahun Terkubur, Jasad Guru Ngaji Masih Utuh

Jasad Guru Ngaji Masih Utuh


Berita viral terkini tentang jasad seorang guru ngaji yang masih utuh meski terkubur selama 17 tahun. Guru ngaji tersebut bernama Muhya bin Rudia, warga Dusun Cikadu, Kecamatan Tanjungsiang, Subang, Jawa Barat. Jasad almarhum guru ngaji Muhya bin Rudia ini dipindahkan pada Minggu (9/1/2022).

Berita ini menjadi viral setelah ramai beredar video yang menayangkan prosesi pemindahan makam berdurasi 2 menit 50 detik pada Kamis 14 Januari 2022 

Jasad almarhum Muhya si guru ngaji dipindahkan lantaran makam awal berada di samping kandang kambing dan banyak hewan ternak di sekitarnya. Hal itu dianggap tidak layak bagi seorang guru ngaji. 

Keluarga ahli waris dan warga kemudian menggelar pertemuan. Akhirnya, disepakati makam guru ngaji tersebut dipindahkan ke Tempat Permakaman Umum (TPU) Pasirnaan tak jauh dari lokasi makam awal.  

Melansir kalsel.inews.id dari sinilah diketahui jasad guru ngaji tersebut ternyata masih utuh. Menurut Ace Kosasih, warga yang bertugas menggali makam dan mengangkat almarhum, menceritakan pengalamannya saat melihat langsung kondisi jasad almarhum masih utuh. 

Hal itu terlihat dari kulit yang masih ada dan tulang pun menyatu. Kondisi kulit almarhum memang sudah mengering, seperti mahluk hidup yang diawetkan dengan air keras. Jasadnya tidak busuk, melainkan beraroma harum. 

Berdasarkan pengalaman Ace Kosasih, jasad yang telah dimakamkan selama 17 tahun biasanya hanya tinggal tulang belulang, tidak utuh lagi. Berbeda dengan jasad almarhum Muhya.  

"Umumnya, jasad yang telah dimakamkan selama 17 tahun mah udah gak utuh. Lima bulan atau satu tahun aja sudah tinggal tulang belulang. Tapi ini 17 tahun, masih utuh, masih keras. Tangannya masih gini (menyilang di depan dada). Kulitnya masih ada, cuma kering kaya diaer keras gitulah," kata Ace. 


Jasad Utuh Menurut Islam

Jasad masih utuh menurut islam pernah dijelaskan panjang lebar oleh Habib Luthfi Bin Yahya melalui postingan akun instagram resmi Nahdlatul Ulama (NU), @nahdlatululama; pada Selasa (29/10/2019)  

Fenomena jasa muslim tetap utuh meski sudah terkubur bertahun-tahun tanpa membusuk juga pernah dialami Syekh Nawawi Al-Bantani, saat pemerintah Arab Saudi akan memindahkan kuburannya, ternyata jasadnya masih utuh.

Menurut Habib Luthfi Bin Yahya hal tersebut disebabkan karena sejumlah alasan.

Dalam rekaman suara, Habib Luthfi menjelaskan Sunnah Nabi Muhammad SAW tentang Keutamaan shalawat Kepada nabi.

Ia menyebutkan banyak orang yang tidak dapat menghapal Alquran tetapi diketahui jasadnya tidak rusak walau telah dikubur selama bertahun-tahun.

"Tidak hafal Quran itu banyak, tetapi di dalam kubur (jasadnya) masih utuh. ternyata apa? orang itu min ahli sholawat 'alan Nabi shalallahualaihi wa salam," jelasnya pada Selasa (29/10/2019).

Amalan Agar Jasad Tetap Utuh

Masih menurut Habib Luthfi, sesuai sabda Nabi Muhammad SAW yakni; 'Barang siapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya 10 kali, dan barang siapa yang bershalawat kepadaku 10 kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya 100 kali,

Dan barang siapa yang bershalawat kepadaku 100 kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya 1000 kali, dan barang siapa yang bershalawat kepadaku 1000 kali, maka Allah akan mengharamkan tubuhnya dari api neraka'.

"Nabi bersabda seperti ini, 'siapa membaca shalawat kepadaku sebanyak satu kali, Allah Ta'alla akan memberikan 10 (rahmat). Siapa membacca shalawat padaku sepuluh kali, Allah Ta'alla memberikan 100 (rahmat). Siapa membaca shalawat padaku 100 kali, Allah Ta'alla akan memberi rahmat 1.000. Siapa membaca shalawat padaku 1.000 kali, haram jasadnya masuk neraka," ungkap Habib Luthfi.

"Nah alam kubur ini belum apa-apa dibandingkan dengan neraka, jadi jika di dalm kuburnya masih utuh ya tidak mustahil orang itu min ahli shalawat kepada kanjeng nabi shalallahualaihi wa salam," tegasnya (banaranmedia.com)




jasad masih utuh

jasad masih utuh menurut islam
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak