Harga Bitcoin Naik, Trader 'Short" Merugi

Harga Bitcoin (BTC) mengalami kenaikan dalam 24 jam terakhir. Bitcoin naik menjadi $ 43.000 pada Rabu, 12 Januari 2022. sementara altcoin rata-raata ikut mengalami kenaikan 19%. Kondisi ini tentunya berakibat buruk bagi trader yang mengambil posisi "short" pada Bitcoin.

Short position adalah ketika trader memperkirakan bahwa harga akan berkurang atau turun di masa yang akan datang, sehingga mereka memanfaatkan momen tersebut dengan strategi Short untuk memperoleh keuntungan.

 

Harga Bitcoin Naik

Berdasarkan data dari Coinglass, melansir dari coindesk.com, para trader yang memperkirakan harga Bitcoin akan turun (short) mengalami kerugian di pasar crypto lebih dari $82 juta. Hampir 64% trader bertaruh pada penurunan harga dan melakukan aksi 'short'.

Bitcoin naik menjadi $ 43.000 setelah Ketua Federal Reserve AS, Jerome Powell mengatakan bahwa badan tersebut akan memerangi lingkungan inflasi yang saat ini tinggi. 

Beberapa pedagang dan investor crypto melihat bitcoin sebagai nilai yang aman terhadap inflasi sementara yang lain menganggapnya sebagai aset berisiko seperti saham, yang bereaksi terhadap kebijakan moneter yang diperketat akibat inflasi yang tinggi.

Kebijakan memerangi inflasi di atas membuat para trader tidak sadar. Bursa crypto di pasar Binance menunjukkan para trader mengalami kekalahan sejumlah $15 juta dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, di pasar OKEx sejumlah $11 juta.  Ada Sekitar 60% trader di dua pasar tersebut mengambil posisi 'short; terhadap Bitcoin. (banaranmedia.com)

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak