7 Tips Membeli Rumah Idaman Buat Pasangan Muda

  • Whatsapp
7 Tips Membeli Rumah Idaman Buat Pasangan Muda

Ciyeee yang baru menikah~

Selamat, kamu telah menjajaki tahapan baru dalam kehidupan. Setelah menikah tentunya kalian akan tinggal bersama dalam satu rumah dengan istri atau suami.

Read More

Bagi pasangan muda, memiliki rumah idaman tentunya sebuah impian besar. Namun, perlu kalian ketahui mencari rumah merupakan tantangan, bahkan bisa dibilang sama rumitnya seperti cari pasangan hidup.

Mengapa demikian, karena rumah merupakan kebutuhan utama jadi dalam mencari rumah gak boleh sembarangan.

Maaf sebelumnya ya, Saya di sini bukan menakuti atau sok tau, di sini kita sama-sama belajar karena admin juga baru menikah. Wkwkwk

Menurut admin, mencari rumah idaman bukan hanya soal harga. Tapi juga ada sederet kriteria lain yang perlu terpenuhi. Oleh sebab itu, mendapatkan rumah sesuai harapan emang susah-susah gampang.

Nah, biar gak salah pilih dan ujung-ujungnya nyesal, nih tujuh cara cerdas cari rumah idaman buat pasangan idaman.

Tetapkan budget

Sebagai pasangan muda, tentunya kita akan banyak mengeluarkan budget di awal sebagai bentuk penyesuaian karena telah berumah tangga.

Jadi, sebelum mencari rumah tetapkan dulu budget maksimum yang ingin dikeluarkan untuk membeli rumah.

Umumnya alokasi cicilan rumah sebesar 30 persen. Dengan aturan tersebut, hitunglah berapa besar uang cicilan yang mampu kamu bayarkan tiap bulannya.

Selain itu, jangan lupakan uang muka. Jika membeli secara mencicil, baiknya kamu telah memiliki 20-30 persen dari total biaya untuk uang muka. Setelah mengetahui besaran bujet ini, baru deh menuju ke tahap selanjutnya.

Survei

Carilah informasi sebanyak mungkin, agar rumah yang dibeli nanti sesuai dengan apa yang diinginkan.

Survei merupakan strategi yang tepat dalam mencari informasi, selain itu jangan segan-segan mengumpulkan berbagai brosur promosi perumahan dan

Dalam melakukan survei ingatlah hal ini, sebaiknya pilih rumah yang menghadap sinar matahari pagi agar rumah gak lembab dan tidak panas saat malam dan pastikan apakah rumah yang kamu incar menawarkan garansi ini atau gak.

Belajar Memahami Tentang Legalitas

Sebelum mencari dan membeli rumah, pahami soal Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

SHM merupakan sertifikasi kepemilikan penuh atas lahan atau tanah. Sementara SHGB adalah sertifikat sebagai izin mendirikan bangunan dalam kurun waktu tertentu. Kedua sertifikat ini wajib ada dan kamu miliki saat kamu membeli rumah.

Pertimbangkan Lokasi

Dalam membeli rumah harus mempertimbangkan masalah jarak. Karena hal tersebut akan memengaruhi kenyamanan rumah. Pasti kamu gak mau memiliki rumah yang jauh dari tempat kerja, iya kan.

Cek juga apakah jalan menuju rumahmu cukup luas untuk dilalui kendaraan dan bebas dari lubang. Jika area perumahan sedang mengalami pembangunan, cari tahu prospek perkembangan infrastruktur yang mungkin terjadi.

Reputasi Pengembang

Memilih pengembang yang benar merupakan suatu keharusan agar terhindar dari pengembang nakal, cek kredibilitas dan rekam jejak pengembang.

Untuk mengecek reputasi pengembang, bisa melihat dari media digital maupun media massa terkait kasus-kasus perumahan. Selain itu, juga bisa menghubungi Yayasan Lembaga Konsumen dan Lembaga Advokasi Konsumen Properti Indonesia.

Kalau ingin aman, mending lebih memilih pengembang yang telah bekerja sama dengan bank. Bank biasanya telah melakukan evaluasi pengembang, mulai dari sertifikat dan fasilitas-fasilitas yang disediakan sebelum menjalin kerja sama.

Nah, gimana? Semoga sedikit membantu.

Oh iya, saya mau meneruskan kata-kata orang. Konon katanya, cari rumah kayak nyari jodoh. Bukan cuma pakai logika, kadang kamu juga perlu mendengar intuisi. Selain itu, gak ada salahnya meminta masukan dari orangtua sebagai pihak yang lebih berpengalaman. Siapa tahu mereka melihat detil yang terlewat oleh kita. Selamat mencari!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *