Apa itu TikTok Cash, Kenapa Diblokir? Diduga Money Game

  • Whatsapp

Apa itu TikTok Cash dan kenapa diblokir? Saat ini banyak netizen yang berusaha mencari tahu tentang situs TikTok Cash yang belakangan isunya ramai dibicarakan. Saat informasi ini ditulis, pencarian kata kunci apa itu TikTok Cash sudah mencapai 109,000,000 pencarian di google. Dari berbagai hasil penelusuran redaksi BanaranMedia.com, situs TikTok Cash diduga menawarkan investasi bodong dan sedang dalam pengawasan pihak Satgas Waspada Investasi OJK.

TikTok Cash diblokir

Penipuan Tik Tok Cash

Read More

Berdasarkan hasil pengawan pihak OJK, seperti yang dilansir Kompas.com, pada hari Kamis (11/2), Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi mengatakan bahwa pemblokiran situs TikTok Cash dilakukan berdasarkan laporan resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Betul, Kominfo telah melakukan pemblokiran terhadap situs tiktokecash.com hari ini, sesuai dengan permintaan resmi dari OJK. Media sosial TikTok Cash juga sedang dalam proses blokir,” kata Dedy saat dihubungi Kompas.com, Rabu (10/2/2021).

Dikonfirmasi secara terpisah, Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam L. Tobing membenarkan bahwa pihaknya memang meminta Kominfo untuk memblokir situs TikTok Cash tersebut. Pasalnya, situs tersebut tidak memiliki izin dan diduga merupakan skema money game karena tidak ada barang atau jasa yang dijual.

Modus TikTok Cash

Tik Tok eCash Penipuan

TikTok Cash mendadak ramai dibicarakan di media sosial dan saling direkomendasikan antar netizen konon memberikan keuntungan berupa uang. TikTok Cash disebut-sebut memberikan kemudahan mendapatkan uang hanya dengan melihat TikTok dan mengambil tangkapan layar untuk diunggah melalui aplikasi yang telah diinstal.

Cara mendapatkan uang di TikTok Cash yakni pengguna terlebih dahulu mengakses website TikTok Cash, kemudian menggunduh aplikasi yang telah disediakan. Setelah diunduh pengguna akan diminta mentransfer sejumlah uang untuk membeli paket, dan nantinya pengguna akan mendapat tugas seperti melakukan like dan follow konten di TikTok.

Menurut Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam L. Tobing, aplikasi TikTok Cash memberikan reward anggota selain dengan like dan menonton video di dalam aplikasi ini juga menyediakan sistem referal. Yakni bonus dari downline ketika mengajak orang lain bergabung.

“Member membeli keanggotaan dan mendapatkan imbal hasil sesuai tingkat keanggotaan. Member juga diminta merekrut anggota dan mendapatkan bonus sampai level 3,” kata Tongam.

Respon TikTok Indonesia

Uang TikTok

Terkait ramainya pengguna TikTok eCash, pihak TikTok pun memberikan tanggapan secara resmi. Melalui akun instagram @tiktokofficialindonesia, TikTok mengumumkan bahwa mereka tidak pernah meminta uang kepada penggunanya. “Kami tidak akan dan tidak pernah meminta uang dari Anda,” demikian pernyataan TikTok.

TikTok juga menegaskan pihaknya tidak berafiliasi dengan situs web mana pun yang meminta uang dari penggunanya. “Baru-baru ini, kami mengetahui bahwa ada situs web yang menggunakan nama TikTok dan meminta uang dari pengguna. Situs web, mitra dan aktivitas ini sama sekali tidak terafiliasi dengan TikTok” demikian Tiktok. Lebih lanjut, TikTok meminta para pengguna untuk berhati-hati terhadap situs tersebut.

Korban TikTok Cash

Seperti dilansir kumparan.com, salah satu korban TikTok Cash Wahyu Waskito Sakti mengungkapkan bahwa saat ini banyak member yang menginginkan uang kerugian kembali.

“Saya berharap uang bisa kembali ya, karena member lain ada yang rugi Rp 50 juta sampai stroke,” katanya kepada kumparan, Sabtu (13/2).
Ia mengaku merugi puluhan juta karena kepincut iming-iming dari teman sekitarnya melalui sosial media. Saat ini ia bersama member yang lain berencana melaporkan kepada Kabareskrim, Jakarta.

Sementara itu, member lain Nabila mengaku tergiur karena ajakan temannya. Ia mengalami kerugian Rp 600 ribu. “Semoga pelakunya bisa tanggung jawab,” katanya.

Skema Ponzi (Money Game) di Indonesia

Tiktok Cash diduga menerapkan skema ponzi. Di Indonesia skema ponzi telah diatur melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Lebih lanjut dijelaskan, skema ponzi adalah sistem kegiatan usaha yang memperoleh keuntungan, bukan dari hasil kegiatan penjualan barang, melainkan dengan memanfaatkan peluang keikutsertaan mitra usaha, terutama dari biaya partisipasi orang lain yang akan bergabung atau yang telah bergabung.

Dalam skema ponzi, peserta akan diminta untuk terus menerus meningkatkan nilai investasi agar keuntungan yang diperoleh semakin besar. Namun, apabila tidak ada peserta baru atau tidak ada peserta yang menambah nilai investasi, maka keuntungan yang diperoleh para peserta akan terhenti.

Demikian hasil penelusuran BanaranMedia.com terkait TikTok Cash, semoga bermanfaat dan tetap berhati-hati dengan berbagai tawaran menggiurkan untuk mendapatkan uang banyak di internet. Tak ada salahnya Anda melakukan penelusuran terlebih dahulu, mempelajarinya sebelum mengambil tindakan. Waspadalah, waspadalah..! (hip)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *