ASI: Cairan Emas untuk Bayi, Fakta dan Khasiatnya

  • Whatsapp
ASI: Cairan Emas untuk Bayi, Fakta dan Khasiatnya
Ilustrasi | pngtree

AIR Susu Ibu atau ASI merupakan cairan yang berguna untuk buah hati kamu saat lahir. Setelah melahirkan si kecil, payudara ibu akan mengeluarkan cairan susu kental kekuningan yang disebut kolostrum. Biasanya, kolostrum mulai terbentuk secara alami saat usia kehamilan memasuki trimester ketiga atau mendekati hari perkiraan lahir.

Walaupun muncul hanya dalam periode singkat, kolostrum memiliki banyak sekali manfaat bagi bayi baru lahir. Maka tak heran, jika kolostrum dikenal pula sebagai ‘cairan emas’ atau golden milk bagi bayi.

Read More

Manfaat ASI

Pemberian ASI eksklusif akan sangat bermanfaat bagi kesehatan bayi. Dengan mengonsumsi ASI, bayi terlindungi dari risiko infeksi akut seperti diare, pneumonia, infeksi telinga, haemophilus influenza, meningitis, dan infeksi saluran kemih.

Sementara itu, menyusui juga sangat bermanfaat bagi kesehatan Bunda. Dengan memberikan ASI eksklusif, dapat mengurangi risiko perdarahan setelah melahirkan dan juga menunda kembalinya kesuburan Bunda

Selain itu, ASI mengandung senyawa prebiotik, kandungan ini mampu menstimulasi perkembangan bakteri menguntungkan yang hidup di dalam saluran cerna si Kecil dan ini secara alami akan mendukung imunitas bayi. Sebenarnya, bakteri menguntungkan telah ada di dalam saluran cerna bayi. Dengan kata lain, bayi sudah memiliki bakteri ini di dalam tubuhnya secara alamiah.

Dilansir dari hallodoc. ASI eksklusif untuk bayi yang diberikan ibu ternyata mempunyai peranan penting, yakni meningkatkan ketahanan tubuh bayi. Karenanya, bisa mencegah bayi terserang berbagai penyakit yang bisa mengancam kesehatan bayi. ASI mengandung zat antibodi pembentuk kekebalan tubuh sehingga mampu menangkal segala macam penyakit.

Kewajiban ASI Eklusif 6 Bulan

Dikutip dari detikcom, pemerintah mewajibkan Ibu yang memiliki Bayi untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Kewajiban itu tertuang dalam pasal 6 Peraturan Pemerintah (PP) nomor 33/2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif, yang ditetapkan pada 1 Maret 2012.

Setiap ibu yang melahirkan harus memberikan ASI eksklusif kepada bayi yang dilahirkannya,” begitu bunyi peraturan tersebut. Bayi yang telah menyelesaikan ASI eklusif bahkan akan diberi sertifikat sebagai tanda bahwa telah mengikuti progam ASI eksklusif.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *