Begini Alasan Banyak Warganet Hapus Whatsapp

  • Whatsapp
Hapus WhatsApp

Aplikasi pengiriman pesan Whatsapp (WA) kadung populer digunakan banyak warganet untuk tujuan berkomunikasi. Namun belakangan, banyak warganet justru memilih meninggalkan Whatsapp atau menghapus aplikasi layanan chat dan video call tersebut di gadget mereka.

Alasan kenapa uninstal Whatsapp, ternyata WA akan memperbarui kebijakan privasi mereka yang membuat orang-orang khawatir terhadap pencurian data.

Read More

Dalam kebijakan privasi tersebut, antara WA dan Facebook akan dilakukan integrasi. Seperti kita ketahui, Facebook adalah perangkat jejaring sosial yang bisa memperoleh nomor telepon dan lokasi tempat kita berada, termasuk informasi lainnya.

Pengguna WA harus menerima kebijakan baru ini sampai 8 Februari 2021, atau keluar secara otomatis dari apliaksi tersebut. Meski mengaku menjamin keamanan pengguna, warganet tetap tak yakin dan berbondong-bondong meninggalkan WA.

Protes Kebijakan Baru

Salah satu yang tidak setuju dengan kebijakan privasi baru WhatsApp adalah kantor media Presiden Turki Recep Tayyip Endorgan.  Kantor Presiden Endorgan bahkan mendesak warga Turki agar segera berpindah ke BiP, yakni platform lokal dari Turkcell Iletisim Hizmetler..

Aplikasi Pengganti Whatsapp

Dari penelusuran BanaranMedia.com, banyak warganet menggunakan aplikasi pengganti WA dengan aplikasi Signal dan Telegram. Dalam sepekan, dua aplikasi ini bisa dikatakan mendadak populer.

Klarifikasi Pihak Whatsapp

Terkait kehebohan tersebut, pihak WhatsApp menyatakan jika praktek pembagian data sudah dilakukan sejak tahun 2016 dengan Facebook. Namun data dibagikan dalam jumlah yang terbatas.

“Sejak 2016, WhatsApp telah membagikan sejumlah data terbatas dengan Facebook di ranah backend, khususnya untuk kebutuhan infrastruktur. Tidak ada perubahan baru di update kebijakan ini,” kata WhatsApp dalam keterangan resminya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *