Corona, Seleksi Alam, dan Cerita Para Pelaku Usaha agar Bisa Bertahan

  • Whatsapp
Corona, Seleksi Alam, dan Cerita Para Pelaku Usaha agar Bisa Bertahan

Tidak mudah menjalankan bisnis atau usaha dalam kondisi wabah Corona saat ini. Sudah banyak usaha yang bangkrut dan akhirnya tutup untuk selamanya. Kita tahu, kehadiran Corona alias Covid-19 memukul rata perekonomian. Jadi, bukan lagi si anu dan si itu, tapi hampir semua merasakan dampak buruk Corona.

Salah satu faktor bagi pengusaha yang langsung kalah, ambruk dan terpuruk saat kedatangan Corona adalah karena tidak siap dan tidak tanggap situasi.

Read More

Dari sekian banyak klien kami, ada cerita-cerita menarik yang ingin kami bagikan agar Anda selaku pengusaha tetap optimis dan bersemangat melewati masa-masa sulit sekarang ini.

Seleksi Alam

Seorang pengusaha dengan memiliki sejumlah karyawan sangat berat ketika harus mengambil kebijakan. Hanya ada 2 pilihan yang bisa dilakukan, memberhentikan mereka atau mengurangi jumlah gaji namun usaha tetap jalan.

Keputusan harus segera diambil, karena seiring waktu berjalan, jumlah pendapatan pasti berkurang bahkan bisa saja sampai nihil. Tanpa memutuskan dengan cepat, rata-rata mengalami kebangkrutan.

Tidak seorang pun pengusaha menginginkan bangkrut. Jangankan bangkrut, rugi sedikit saja terkadang sudah pusing.

Kehadiran Corona secara tidak langsung menciptakan ekosistem baru, menseleksi secara alamiah mana pengusaha yang memiliki perencanaan baik dan mana pengusaha yang perencanaannnya tidak peka zaman.

Cerita dari Bos Konter Pulsa

Sebagai orang yang bergelut di bidang advertising dan marketing online, hampir setiap hari kami di Banaran Agency bertemu dan berkomunikasi dengan para pelaku usaha. Penting bagi kami untuk selalu melakukan riset pasar agar strategi-strategi yang kami sarankan kepada klien, minimal tidak merugikan mereka.

Salah seorang Bos Konter Pulsa yang kami temui mendadak sibuk melayani usahanya sendiri, layaknya seorang pedagang. Saat kami tanyakan, alasannya demi mengurangi anggaran pengeluaran. Dia sengaja turun tangan dan mengurangi jam kerja karyawannya. Dengan begitu, ia tetap bisa memberikan gaji meski separo dari yang biasanya.

Cerita BosĀ Rental Mobil Banjarmasin

Seperti yang sudah ditulis sebelumnya, Corona memukul banyak sendi perekenomian. Termasuk dunia Rental Mobil di Banjarmasin. Saat pemasukan berkurang dan semakin berkurang setiap harinya, klien kami yang bergerak di usaha rental mobil Banjarmasin ini justru menggelontorkan puluhan juta rupiah untuk tetap memperkuat promosinya.

Hal itu bisa ia lakukan karena sejak usahanya didirikan, ia tertib menyimpan dana saving untuk pengembangan dan menangani masalah-masalah yang tak diketahui kemudian hari.

Ia pun memahami, justru di saat Corona semacam ini, promosi harus jalan terus, karena banyak pesaingnya sudah tiarap bahkan kolaps. Dengan dana cadangan tadi, ia terus mempertahankan brandnya agar tidak tenggelam di mata pelanggan.

Cerita Bos Perumahan dan Tanah Kavling

Siapa sih yang mau beli rumah atau tanah kavling di musim sulit sekarang ini? Justru yang ada banyak rumah atau tanah yang terpaksa dijual dengan banting harga.

Hanya pengusaha handal yang bisa menjalankan bisnis properti dan tanah kavling di musim Corona. Faktanya klien kami bisa melakukannya.

Mengurangi jumlah keuntungan, itulah yang dilakukan klien kami. Jika sebelumnya bisa mendapat untung ratusan bahkan puluhan juta rupiah, demi melawan Corona, ratusan ribu pun tak jadi masalah. Sing penting tetap jalan, tanpa memecat karyawan, dan mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Itu saja dulu cerita-cerita yang bisa kami sampaikan. Semoga menginspirasi Anda semua, para pengusaha tangguh di musim Corona.

Banaran Agency

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *