Dispersip Kalsel Adakan Diskusi Online untuk Kali Pertama

  • Whatsapp
Dispersip Kalsel Adakan Diskusi Online untuk Kali Pertama

Untuk terus meningkatkan minat baca, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan terus mendatangkan penulis-penulis kenamaan baik lokal maupun nasional.

Setelah sederetan penulis yang sebelumnya sudah lebih dulu didatangkan, pada Sabtu (14/3/20) kemarin, Dispersip kembali mendatangkan dua nama yang tak asing lagi di kalangan pecinta literasi Indonesia. Dua nama tersebut adalah dr Gia Pratama (Penulis Novel Best Seller “Perikardia”) serta Mohamad Arif Luthfi (Plt CEO Mizania & Co Penerbit Mizan).

Read More

Dalam talk show hasil kolaborasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan dan Penerbit Mizan tersebut, Bunda Nunung menyampaikan bahwa Pandemi Covid-19 membuat kegiatan masyarakat menjadi terbatas, dengan aturan PSBB dan Relaksasi PSBB memaksa masyarakat untuk banyak beraktivitas, bekerja dan belajar di rumah kecuali hal penting yang memang harus dilakukan di luar rumah bukan menjadi alasan untuk berhenti berinovasi dan memungkinkan dapat mengembangkan diri.

“Oleh sebab itu hari ini Dispersip Kalsel berperan mempromosikan Preventif dan Promotif terhadap Pandemi Covid-19 melalui Media onlIne dengan menghadirkan dr. Gia Pratama yang bergelut di bidang kesehatan sekaligus penulis buku,” lanjut beliau.

Dengan hal ini, Dispersip berharap akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang literasi kesehatan dan menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik untuk berbagai pengalaman.

dr. Gia Pratama sendiri, dalam paparannya, menyampaikan berbagai macam cara pencegahan agar terhindar dari paparan Covid-19 sampai dengan ciri-ciri orang dengan gejala covid-19 baik yang sudah PDP maupun OTG dan yang perlu diperhatikan bahwa yang OTG pun secara tidak sadar paru-paru yang bersangkutan sudah terpapar dan rusak walaupun tanpa disadari oleh yang bersangkutan, oleh sebab itu dr. Gia selalu menyarankan agar tetap menjaga PHBS, Sering-sering cuci tangan pakai sabun, Pakai Masker bila keluar rumah, istirahat yang cukup dan rajin berolahraga yang direkomendasikan, beliau menyampaikan salam dan terima kasih kepada Dispersip Kalsel dan sangat rindu ingin ke Banjarmasin dengan kulinernya yang khas terutama Ikan Patin bakar.

Talk Show ini diikuti oleh lebih dari 50 Peserta yang Online dari berbagai latar belakang, ada kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan, Pustakawan, masyarakat Umum termasuk Pejabat dan Staf Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas 1 Martapura Kalsel, dari penggemar Dr. Gia dari Makasar yang sempat mengajukan pertanyaan melalui Chat, begitu pula Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan yang mengajukan beberapa pertanyaan seputar covid-19.

Talk Show via online ini baru pertama kali dilaksanakan oleh Dispersip Kalsel dan akan menjadi role model untuk kegiatan Talk Show Online berikutnya.

“Kedepannya, Dispersip akan akan menghadirkan Narasumber dan Pembicara yang Kompeten untuk meningkatkan Literasi Kesehatan, Pendidikan, Perpustakaan dan Kearsipan maupun Literasi Ekonomi,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *