Fakta Menarik Uang Edisi Khusus Rp75.000

  • Whatsapp
Uang Edisi Khusus Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia
Uang Edisi Khusus Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia

Baru saja Bank Indonesia merilis Uang Rupiah Khusus Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI dalam bentuk uang kertas senilai Rp.75.000. Tak sedikit orang berusaha memiliki uang edisi khusus tersebut untuk dikoleksi bahkan dijual kembali. Banyak fakta menarik terkait uang edisi khusus ini, berikut laporannya:

Terbatas 75 Juta Lembar

Bank Indonesia (BI) meresmikan uang kertas rupiah khusus pecahan Rp75.000 hanya sebanyak 75 juta lembar. Uang rupiah khusus tersebut dapat dipesan melalui aplikasi Pintar di https://pintar.bi.go.id, sedangkan penukaran dilakukan dalam dua tahap yaitu 17 Agustus hingga 30 September 2020 di Kantor BI Pusat dan 45 Kantor Perwakilan BI di daerah.

Read More

Sementara untuk tahap kedua dilakukan mulai 1 Oktober 2020 hingga selesai di BI Pusat dan BI perwakilan di daerah dalam negeri serta bank umum yang ditunjuk yaitu BNI, BRI, BCA, Bank Mandiri, dan CIMB Niaga.

Hoax Tidak Bisa Menjadi Alat Pembayaran

Beredar di media sosial bahwa uang edisi khusus Rp.75.000 tidak bisa digunakan sebagai alat transaksi, hanya untuk koleksi saja. Dari penelusuran banaranmedia.com, Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi mengatakan sejak diluncurkan kemarin, uang baru tersebut menjadi alat pembayaran yang sah. Sehingga uang ini dapat digunakan sebagai alat transaksi pembayaran.

Dijual Hingga Jutaan Rupiah

Sejak diluncurkan, beberapa oknum berusaha menjual uang edisi khusus Rp.75.000 melalui marketplace dengan harga fantastis, yakni jutaan rupiah.

Secara regulasi resmi, uang edisi khusus ini hanya bisa didapatkan melalui Bank Indonesia, Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA dan CIMB Niaga setelah melakukan pemesanan daring melalui aplikasi atau website Bank Indonesia.

Demi mematuhi regulasi tersebut, pihak marketplace seperti Shopee dan Bukalapak secara aktif segera menindak beberapa akun yang memperjualbelikan uang edisi khusus di layanan mereka.

Viral Baju Adat China; Faktanya Suku Tidung

Beredar isu gambar pada uang edisi khusus Rp.75.000 terdapat baju adat China. Faktanya tidak demikian. Bank Indonesia menegaskan bahwa gambar 9 baju adat pada Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI, merupakan baju adat dari sejumlah provinsi di Indonesia.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang Marlison Hakim menjelaskan uang baru tersebut menampilkan pakaian adat dari 9 daerah yang belum pernah ada pada penerbitan uang sebelumnya. Secara rinci, dari wilayah Indonesia bagian barat, pakaian adat itu berasal dari Nangroe Aceh Darussalam, Riau, dan Jawa Tengah.

Sementara dari wilayah Indonesia tengah ada Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Gorontalo. Sedangkan, dari wilayah Indonesia timur ada Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua.

Terkait viral baju adat China, Marlison mengatakan pakaian adat yang dimaksud merupakan baju adat suku Tidung dari Kalimantan Utara. Dia menegaskan semua pakaian adat yang ditampilkan telah melalui proses diskusi dan verifikasi termasuk dengan sejarawan. (hip)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *