Penulis dan Pensiunan Guru ASN di DKI Jakarta. Alumnus Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) Jurusan Bahasa Indonesia IKIP Jakarta. Menulis artikel, cerpen, dan puisi di media cetak, media daring, dan media sosial. Kontributor sejumlah antologi puisi. Menulis buku kumpulan puisi Mik Kita Mira Zaini dan Lisa yang Menunggu Lelaki Datang (2018), Demi Waktu (2019), Beda Pahlawan dan Koruptor (2019), buku kumpulan esai Enak Zamanku, To! (2019), dan buku nonfiksi Strategi Menulis Artikel Ilmiah Populer di Bidang Pendidikan Sebagai Pengembangan Profesi Guru (2018). Akun Facebook, Instagram, dan Youtube menggunakan nama Sukur Budiharjo. Email budiharjosukur@gmail.com.Tinggal di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Syukur Budiardjo

Sajak Mata Gadis Itu /1/ Mata gadis itu menyapa senja yang dilumuri garis-garis wajah lelaki. […]

Lahir di Sumenep, Madura 16 Pebruari 2001. Alumnus Ponpes Annuqayah, Sumenep lalu menetap di Pondok Madrasa Mahasiswa Muamalat, Yogyakarta serta melanjutkan studi di Universitas PGRI Yogyakarta Jurusan Pend. Bahasa & Sastra Indonesia. Tulisannya tersebar di media cetak, online, dan majalah tanah air bahkan mancanegara. Bisa dihubungi di gmail: rifdalayis@gmail.com
M. Rifdal Ais Annafis

Sambil memungut pecah bunyi  Just the Way You Are yang memutar di piringan terakhir, ia […]

Editor BanaranMedia.com. Bisa dihubungi lewat email: Rafiisyihab98@gmail.com atau Facebook: Rafii Syihab
Avatar

 1 suara ibumu larut di dedaunan. menetes pelan jatuh ke pelukan yang kau tinggalkan. bening. […]

Budhi Setyawan, atau Buset, lahir di Purworejo 9 Agustus1969. Buku puisi terbarunya Mazhab Sunyi (2019). Mengelola komunitas Forum Sastra Bekasi (FSB) dan Kelas Puisi Bekasi (KPB). Blog https://budhisetyawan.wordpress.com. Facebook: Budhi Setyawan. Instagram: busetpurworejo. Saat ini tinggal di Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.
Budhi Setyawan
Latest posts by Budhi Setyawan (see all)

GEMURUH PERJUMPAAN yang menggemuruh adalah debur perjumpaan di ranah kemarin masih saja menguasai ingatan seperti […]

Puisi

Lahir di Banjarmasin, 28 April 1995. Menulis puisi, naskah drama, dan cerpen. Karya-karyanya telah dimuat pada Mata Banua, Banjarmasin Post, Radar Banjarmasin, Majalah Online Simalaba, Sastra Banaranmedia, dan Media Kalimantan. Antologi puisi bersamanya Balian Jazirah Anak Ladang (2011), Kisah Tak Sudah Tanah Banjar (2012), Kepak Sayap Sastra Banua bagi Kemanusiaan (2013), Tadarus Rembulan (2013), Membuka Cakrawala Menyentuh Fitrah Manusia (2014), Pena: Selaksa Kata (2015), Ije Jela (2016), Melankolia Surat Kematian (2016), Antologi Aruh Sastra XIV (2017), dan Antologi Tadarus Puisi Membumikan Langit (2018). Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Univesitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Bergiat di Teater Dua Pijar dan Kelompok Studi Seni Sanggar Budaya Kalimantan Selatan.
Muhammad Irwan Aprialdy
Latest posts by Muhammad Irwan Aprialdy (see all)

DOSA PERTAMA replika wajah selalu palsu. kau dikelabui rasa ingin tahu; wajah tergerinda tak bercela. […]

Puisi

SHA adalah seorang perempuan kelahiran dan berdomisili di Barabai, Kalimantan Selatan. Sha mengaku telah jatuh cinta dan menyukai dunia sastra sejak duduk di bangku sekolah Madrasah Aliyah.
Sha

PENIKMAT SASTRA Di penjuru matanya yang jelaga. Jejak-jejak bintang tidak terlihat lagi. Angin berhembus menyanyikan […]

MOJO melalui matamu aku memuntahkan timah dan jangkar melaju sampai menusuk ulu hatimu bertahun-tahun telah […]

Penyuka pagi dan petang hari. pecinta lagu-lagu indie. sesekali menulis cerpen dan puisi.
Muhammad Daffa

3 SAJAK KEPADA PENYAIR W //sebuah tafsir kepenyairan kesunyianku memecah mata, kantuk yang separuh tertahan— […]

Lahir di Bayang, Pantai Barat Sumatera. Sekarang adalah mahasiswa di Unand pada prodi ilmu sejarah. Menulis esai dan puisi yang sudah dimuat di media. Bergiat di organisasi Cendekia dan Rumah Baca Pelopor 19.
Rion Albukhari

LOVE BIRD Dalam musim hujan ini kita akan merupa sepasang burung Love Bird. Kau kuning, […]

kelahiran Sumenep-Madura, O5 Februari 1995 adalah tanggal lahirnya. Ia mengabdi di Madrasah Al-Huda. Mahasiswa aktif di STAIM TerateSumenep. Selain suka menulis, ia juga seorang aktivis di kajian sastra dan teater "Kosong" Bungduwak. Perkumpulan dispensasi Gat's (Gapura Timur Solidarity) adalah organisasi yang digeluti saat ini, ada pula Fok@da (Forum komunikasi alumni Al-Huda), sekaligus perkumpulan (Pemuda Purnama) dan pengasuh di grup (Kampus Literasi). Disela-sela kesibukannya ia belajar menulis Puisi, Cerpen, Cernak, Esai, Resensi Opini, dll. Karyanya banyak dimuat di koran lokal maupun nasional, seperti: Jawa Pos (pro-kontra), Republika (Puisi 2018). Riau Pos (2017), Bangka Pos (2017), Palembang Ekspres (2017), Radar Madura (2017), Radar Surabaya (2017), Radar Jember (2017), Radar Banyuwangi (2017), Radar Bojonegoro (2017), Kedaulatan Rakyat (2017), Solo Pos (2017 dan 2018), Malang Voice (2017). Majalah Simalaba (2017), Analisa Medan (2018), Radar Cirebon (2018), Kabar Madura (2018) dan Jurnal Asia-Medan, Banjarmasin Pos (2018), Budaya Fajar-Makassar (2018), Radar Pagi dan redaksi Apajake (2018). Puisinya juga masuk dalam antologi puisi CTA Creation (2017). Antologi Senyuman Lembah Ijen-Banyuwangi (2018). Antologi kumpulan karya anak bangsa: Sepasang Camar-Majalah Simalaba (2018). Antologi puisi 'Perempuan' FAM (5018), Juara satu lomba cipta puisi FAM (2018). Antologi HPI Riau: Kunanti di Kampar Kiri (2018). Antologi Pusi Masa Lalu (2018), dan Antologi Puisi untuk Lombok. Penulis buku puisi: Senandung Asmara dalam Jiwa (2018).
Saiful Bahri
Latest posts by Saiful Bahri (see all)

RATU pikirmu, seksi merias puisi. kaubisa membangun kota. tapi kau tak bisa pandai mengurus ulah […]

Lahir di Sumenep 28 Desember 1998 pernah aktif di Taneyan Kesenian Bluto, Forum Belajar Sastra, Sanggar Asap, dan sekarang masih berproses di UKM Teater Fataria IAIN MADURA. fb: Mohammad latif, Surel: latifmohammad086@gmail.com
Mohammad Latif
Latest posts by Mohammad Latif (see all)

AGITASI SEBUAH SENYUM Pada hutan dadaku Senyummu membangunkan bunga-bunga yang telah layu Membiarkan kenang berseteru […]

Puisi

Nama asli penulis adalah Ahmad Riyan Nailanie, S.Pd. Kelahiran Kotabaru, 28 Mei 1993. Putra kedua dari Bapak Kaslan, S.Pd. dan Ibu Mahdalena. Lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di STKIP Paris Barantai Kotabaru angkatan tahun 2015. Penulis dapat dihubungi langsung via email riyannailanieahmad@gmail.com
Nayla AR
Latest posts by Nayla AR (see all)

JEJAK PENYAIR EKO SURYADI WS Kukayuh langkah kecilku menapaki Cakrawala Biru di bawah bumi Halimun […]

Puisi

Kelahiran Jakarta, 4 Juli 1998. Esainya dimuat di berbagai media daring. Puisinya “Memoar dari Takisung” dimuat di buku antologi puisi “Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival 2019”. Menerbitkan antologi puisi tunggal Lelaki yang Bersetubuh dengan Malam. E-Mail: ardhir81@gmail.com, FB: Ardhi Ridwansyah.
Ardhi Ridwansyah
Latest posts by Ardhi Ridwansyah (see all)

GELIAT KATA MENGETUK RASA kata-kata sudah kurebus, di tungku yang apinya bergoyang, perciknya menjamah tubuh; […]

Lahir dan besar di pulau Giliyang Madura dan sekarang merantau di Banguntapan, Bantul, Yogjakarta. Saat ini sudah menulis puisi di pelbagai media cetak dan online antara lain; Minggu Pagi, Harian Merapi, Harian Rakyat Sultra, Bali Pos, Analisa, Pos Bali, Suara Merdeka, Banjarmasin Post, Malang Post, Radar Malang, Radar Banyuwangi, Radar Cirebon, Radar Madura, Cakra Bangsa, BMR Fox, Radar Jombang, Rakyat Sumbar, Radar Pagi, Kabar Madura, Takanta.id, Riau Pos, NusantaraNews, Mbludus.com, Galeri Buku Jakarta, Litera.co, KabarPesisir, Teplok.Id, Tarbiyah Islamiyah,dll. Bisa dihubungi lewat IG: @rofqiel atau Twitter: @rofqilbazikh.
Moh Rofqil Bazikh
Latest posts by Moh Rofqil Bazikh (see all)

HIKAYAT BATU-BATU di bukit kamboja, kususun sendiri maha duka. kesepian mengapung, lama-lama berani mengurung. melihat […]

Puisi

Lahir di kampung Telenteyan, Longos, Gapura, Sumenep. Allumni di PP. Annuqayah daerah Lubangsa Raya. Sekarang aktiv menulis di Garawiksa Institute Yogyakarta.
Mohammad Cholis

KEMARILAH Kemarilah, sri! duduklah di sampingku aku akan menceritakan tentang sejumlah puisiku yang sudah tak […]