Lapas Karang Intan Maksimalkan Bina Warga Binaan Guna Ubah Stigma Masyarakat

  • Whatsapp
Lapas Karang Intan Maksimalkan Bina Warga Binaan Guna Ubah Stigma Masyarakat

LEMBAGA PEMASYARAKATAN (Lapas) Narkotika Kelas II Karang Intan, Kabupaten Banjar terus berupaya memaksimalkan binaan keterampilan terhadap warga binaan agar nantinya mereka yang kembali ke tengah masyarakat dapat menjadi sosok yang lebih berguna dan dapat mengubah stigma negatif masyarakat.

Ada 25 macam keterampilan kemandirian yang diajarkan kepada warga binaan yang berjumlah kurang lebih seribu orang tersebut.

Read More

Menurut Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Karang Intan, Sugito, di tahun 2020 ini, ada 25 macam keterampilan kemandirian yang diajarkan kepada warga binaan yang berjumlah kurang lebih seribu orang.

“Pembinaan kemandirian tersebut diajarkan secara bertahap selama 6 bulan. Tujuannya agar nantinya para warga binaan yang nantinya kembali ke tengah masyarakat dapat membuka peluang usaha mandiri,” terangnya, usai acaranya pembinaan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, Kamis (12/11/2020).

Ia mengakui, Lapas Karang Intan telah berupaya semaksimal mungkin untuk membina seluruh warga binaan yang ada di sana, agar nantinya mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan yang mereka perbuat dulu.

“Hal ini sekaligus untuk merubah stigma negatif di masyarakat yang meanggap mereka jahat dan sebagainya. Jadi kami harap masyarakat nantinya dapat menerima dengan baik warga binaan yang telah keluar dari sini,” terang Sugito.

Dalam melakukan pembinaan tersebut, Lapas Karang Intan bekerja sama dengan pihak terkait, seperti Balai Latihan Kerja (BLK) Kalsel, Balai Perikanan Budidaya Air Tawar, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Banjar.

Sementara itu, menurut Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Bimbingan Kerja (Bimker) dan Pengelolaan Hasil Kerja (Lohaska) Lapas Karang Intan, M. Riyani, selain diberikan pembinaan, warga binaan juga diijinkan untuk mengelola lahan yang telah disediakan oleh lapas sebagai bentuk tindak lanjut dari hasil pembinaan.

Lapas Karang Intan Maksimalkan Bina Warga Binaan Guna Ubah Stigma Masyarakat
Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Bimbingan Kerja (Bimker) dan Pengelolaan Hasil Kerja (Lohaska) Lapas Karang Intan, M. Riyani

“Di sini para warga binaan yang telah mengikuti pembinaan kemandirian akan diijinkan untuk mengaplikasikan apa yang telah diajarkan, seperti diberikan lahan tanam dan kolam ikan serta masih banyak lagi, sehingga ilmu yang didapat tidak hilang begitu saja ketika mereka nanti keluar,” tutupnya. (hum)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *