Lurah Sekumpul Sulap Sampah menjadi Emas, Rp.10.000 Senilai 0,01 Gram

  • Whatsapp
Lurah Sekumpul Gusti Marhusin S.Sos I

Lurah Sekumpul Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar, Gusti Marhusin S.Sos I sulap sampah menjadi emas .

Kepada banaranmedia.com, Marhusin menceritakan bahwa mulai 1 Januari 2021 semakin intensif pengambilan sampah dari rumah ke rumah yang dikelola langsung oleh pihak Kelurahan Sekumpul. Tidak lagi diangkut oleh truk sampah.

Read More

Terlebih dahulu warga memilah klasifikasi sampah, organik dan non organik di rumahnya. Lalu, sampah organik diantaranya sisa-sisa makanan, akan dijadikan pakan budidaya cacing yang dikembangkan Kelurahan Sekumpul.

Sedangkan sampah non organik seperti sampah plastik dan sebagainya, termasuk juga sampah residu yaitu sampah anorganik yang dapat dikelola seperti dengan proses daur ulang. Lalu, sampah 3B (bahan berbahaya dan beracun).

Bisa disetorkan ke Bank Sampah Sekumpul. Kemudian, bisa ditukarkan dalam bentuk tabungan uang atau tabungan emas.

Tentu saja ada nilai barter dari setiap jumlah timbangan sampah yang disetorkan warga kepada Bank Sampah Sekumpul.

Warga Sekumpul yang menyetorkan sampahnya mendapat 3 pilihan, diambil tunai, ditabung dalam bentuk uang atau emas dengan transaksi minimal Rp10 ribu.

“Malah kalau ditabung dalam bentuk emas maka sepuluh ribu rupiah itu dihargai 0,01 gram emas,” terbuka Marhusin.

Selain bermanfaat untuk kebersihan dan pengelolaan lingkungan yang baik, sampah bisa berguna dan bernilai jual tinggi dalam peningkatkan kesejahteraan keluarga atau pendapatan masyarakat.

“Saat ini malah kami sedang mengembangkan budidaya maggot, organisme kecil yang mengurai sampah organik,” ujarnya.

Maggot atau bayi maggot merupakan larva lalat BSF (Black Soldier Fly). Lalat jenis ini sering dibudidayakan karena kaya nutrisi, serta tidak membawa sumber penyakit layaknya lalat hijau.

Namun, penanganan bayi lalat BSF atau maggot harus hati-hati. Larva ini hidup di tempat kotor penuh bakteri dan kuman penyakit. Sebab itu, pembudi daya maggot wajib menggunakan sarung tangan.

Maggot punya banyak keunggulan. Antara lain penghancur sampah dalam hitungan jam, biaya produksi murah, cocok dengan iklim Indonesia sehingga mudah diternakkan, serta sumber protein untuk pakan unggas dan pakan ikan.
“Harga sekilonya maggot bisa mencapai 75 ribu rupiah,” imbuh Marhusin. (hip)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *