Masa Pandemi, Penjualan Sepeda di Martapura Kabupaten Banjar Meningkat

  • Whatsapp
Masa Pandemi, Penjualan Sepeda di Martapura Kabupaten Banjar Meningkat

Pasca berhentinya PSBB di Kabupaten Banjar, Pemda mulai melakukan pelonggaran yang sebelumnya dibatasi, tetapi dengan syarat tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Pada masa ini, masyarakat yang selama PSBB bosan berada di rumah, kini mulai mencoba beraktivitas di luar rumah seperti berolahraga untuk menguatkan imunitas tubuh agar terhindar dari virus yang membunuh ribuan jiwa tersebut.

Read More

Salah satu olahraga yang kini paling digemari adalah bersepeda.

Ramainya tren sepeda ini tentunya membuat permintaan sepeda di pasaran meningkat, seperti di salah satu toko sepeda ‘Iwan Akhmad’ yang berada di Pasar Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Toko tersebut mengalami peningkatan penjualan yang sangat drastis, menurut pemilik toko, Iwan, dalam satu hari saja, ia mampu meraih omzet ratusan juta rupiah.

“Dalam satu hari, sekitar 30 unit sepeda dengan berbagai macam tipe laku. Bahkan di akhir pekan bisa meningkat sampai ratusan unit yang mencapai Rp 600 juta,” sebutnya, Rabu (1/7/2020).

Menurut penuturannya, sepeda yang paling laku dan diminati semua kalangan usia adalah sepeda gunung atau Mountain Bike (MTB) dan Sepeda Lipat.

“Saya menjual MTB dari kisaran Rp 2 juta sampai Rp 39 juta, sedangkan untuk jenis Sepeda Lipat kisaran Rp 2 juta sampai Rp 11 juta. Tapi yang paling laku sepeda dengan kisaran harga di bawah Rp 5 juta,” terang Iwan yang sudah 4 tahun berjualan sepeda tersebut.

Saking banyaknya pembeli, tak jarang Toko Iwan ini melayani pembeli sampai pukul 10 malam, padahal kebiasaan tokonya tutup pada pukul 5 sore. “Di akhir pekan penjulan meningkat berkali lipat.”

Selain melayani penjualan secara kontan, Toko Iwan ini ternyata juga melayani penjualan secara kredit untuk merek tertentu.

Seiring banyaknya permintaan tentunya membuat harga sepeda juga mengalami kenaikan.

“Kenaikan harga ini memang dari pabrik, karena banyaknya permintaan kadang-kadang membuat stok sepeda kosong, ditambah lagi di negara asalnya sedang ada wabah sama seperti kita, tentunya memengaruhi harganya,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *