Mayat Harus Bayar Sewa, Jika Tidak, Siap-Siap Dibuang

  • Whatsapp
Mayat Harus Bayar Sewa, Jika Tidak, Siap-Siap Dibuang

Layaknya rumah kontrakan yang pembayarannya ditagih setiap jangka waktu tertentu, maka di pemakaman ini pun demikian. Mungkin tak lazim, sebab biasanya biaya pemakaman dikeluarkan pihak keluarga hanya saat pemakaman, namun di tempat ini si mayat akan terus dibebani biaya sewa selama kematiannya.

Konsekwensinya jika tak bayar, siap-siap mayat akan dibuang dan diganti dengan penghuni baru. Inilah yang terjadi di pemakaman Guetamala, Amerika Serikat.

Read More

Dilansir dari Reuters, sistem pemakaman di tempat ini menggunakan perjanjian sewa, yang membebani keluarga almarhum untuk membayar sewa untuk memastikan orang yang mereka cintai tetap tersimpan dalam makam.

Menurut perjanjian, setiap enam bulan tahun pertama, penguburan akan dibebaskan biaya. Namun setelahnya mereka akan dikenakan biaya USD24 atau setara Rp312 ribu untuk empat tahun sekali.

Tarif ini berlaku untuk satu jasad, sehingga jika ada banyak jasad keluarga yang dimakamkan di tempat tersebut, maka biayanya pun akan semakin membengkak.

Sadisnya, apabila keluarga tidak mampu membayar sewa tempat pemakaman, maka petugas pembersih kuburan akan mengambil dan membuang mayat-mayat tersebut. Ketika penggalian dilakukan, burung nasar akan mengelilingi kuburan yang digali, mengawasi gerakan setiap orang yang bersentuhan dengan mayat.

Para penggali kubur memecahkan petutup bawah tanah dan mengbongkar peti mayat yang telah lapuk, serta mengeluarkan mayat. Jenazah yang masih utuh akan dikemas dalam plastik dan diberi label nama keluarga, sedangkan apabila jasad mayat tersisa tinggal sedikit, maka mayat itu akan disimpan dalam kotak kecil.

Selanjutnya, mayat-mayat itu akan disimpan pada suatu tempat sembari menunggu klaim dari keluarga. Mayat yang disimpan diletakkan pada kondisi yang kering dan terkena sinar matahari, sehingga lambat laun berubah menjadi mumi, jika pihak keluarganya tidak segera mengklaim atau mengambilnya.

Sumber Asli: Sindonews.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *