Mengenal dan Prediksi Kapan Layanan WhatsApp Pay Beroperasi di Indonesia

  • Whatsapp
Mengenal dan Prediksi Kapan Layanan WhatsApp Pay Beroperasi di Indonesia

Mengenal dan Prediksi Kapan Layanan WhatsApp Pay Beroperasi di Indonesia. Adalah CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg, ia begitu antusias terjun ke dalam bisnis pembayaran mobile, sebuah layanan transfer uang melalui perangkat selular yang memudahkan penggunanya. Ya, semudah mengirim foto atau chat. Tampaknya, keinginan Mark Zuckerberg tersebut bukan isapan jempol belaka.

WhatsApp Pay di India

Keseriusan Mark Zuckerberg tersebut sudah ia tunjukkan sejak Februari 2018 lalu dengan meluncurkan fitur WhatsApp Payment di India yang belakangan disebut WhatsApp Pay. Kehadiran WhatsApp Payments tak terlepas dari telah terintegrasinya Unified Payment Interface (UPI) yang didukung berbagai bank di India, seperti State Bank of India, ICIC Bank, HDFC Bank, hingga Axis Bank.

Read More

Untuk mendapat dukungan tersebut, mengingat saat itu ada 400 juta pengguna aktif WhatsApp di India. pihak pemerintahan India pun sebelumnya mensyaratkan agar Facebook membangun data center di negara mereka terlebih dahulu.

Meski masih dalam versi beta, fitur pembayaran WhatsApp Pay terus dikembangkan agar layak guna sebagai pembayaran digital yang mudah, cepat, aman dan bisa diandalkan. Upaya serius tersebut terlihat dengan dirilisnya update WhatsApp Pay (WhatsApp versi 2.19.3) pada Januari 2019 lalu. Yakni, WhatsApp menambah lapisan keamanan baru melalui fitur autentifikasi.

WhatsApp Pay di Indonesia

Sebelum membicarakan WhatsApp Pay, perlu diketahui juga bahwa saat ini di Indonesia kita sudah mengenal fitur serupa seperti Gopay dan Ovo yang telah terintegrasi sebagai dompet elektronik di dalam aplikasi Gojek dan Grab. Seperti halnya dompet pada umumnya, pengguna bisa mengisi saldo yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran/transaksi di dalam aplikasi Gojek dan Grab.

Kembali ke persoalan WhatsApp Pay di Indonesia, adakah tanda-tandanya layanan tersebut akan beroperasi di negara tercinta kita ini?  Mari kita telusuri sepak terjangnya.

Facebook baru saja membuka lowongan penting, mencari Country Head WhatsApp Indonesia. Mengutip situs resmi Facebook di laman karier pada Jumat (5/6), WhatsApp sedang mencari kandidat untuk memimpin bisnis di Indonesia.

Nah, yang menarik adalah syarat kandidat. “WhatsApp mencari individu istimewa, termasuk untuk mendukung kami di pembayaran peer to peer,” tulis Facebook. Bos WhatsApp Indonesia melapor ke Idema.

Syarat menjadi Country Head WhatsApp Indonesia adalah kandidat harus berpengalaman lebih dari 15 tahun di perusahaan yang menangani produk. Juga pengalaman lebih dari lima tahun dalam teknologi pembayaran serta e-commerce. Dan diutamakan memiliki pengalaman sistem pembayaran dan infrastruktur cloud.

Apakah artinya semua itu? Bisa jadi pengumuman tersebut isyarat bahwa WhatsApp Pay akan meluaskan jaringan bisnisnya di Indonesia dalam waktu dekat.

Prediksi WhatsApp Pay di Indonesia

Untuk memprediksi rencana tersebut, tak ada salahnya kita menengok sebentar paparan Mark Zuckerberg dalam keynote di perhelatan konferensi F8,

“Saya percaya kemudahan mengirim uang ke seseorang akan sama seperti dengan mengirim foto,” sebut Zuck saat itu.

Layanan transfer uang via WhatsApp pun dikatakan Zuck akan tersedia pula di negara-negara selain India. Namun belum ada informasi di negara mana dan kapan peluncurannya.

“Kami sedang mengujicoba di India saat ini di WhatsApp, kami berharap meluncurkann di beberapa negara lain dalam suatu waktu, tapi saya tidak ingin membuka jadwalnya. Ini adalah sesuatu yang kami kerjakan secara aktif,” tandasnya.

Jika melihat pengguna WhatsApp di Indonesia, berdasarkan informasi 2019 tahun lalu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rosarita Niken Widiastuti mengatakan, jumlah pengguna internet di Indonesia semakin berkembang, mencapai 64,6% atau 171 juta warga, seperti yang beritakan gatra.com.

Niken berujar, masyarakat lebih banyak menggunakan layanan aplikasi pesan online. WhatsApp adalah aplikasi yang paling diminati masyarakat dalam berkomunikasi lewat internet.

“83% dari 171 juta pengguna internet kita adalah pengguna Whatsapp yang menghubungkan antara masyarakat,” kata Niken dalam peluncuran program edukasi “Literasi Privasi dan Keamanan Digital” di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta, Senin (18/11).

Pengguna WhatsApp Indonesia sejumlah itu, di tahun 2020 ini bisa saja terus bertambah, atau sebaliknya. Meski masih di bawah India, angka 171 juta di tahun 2019 bukan jumlah sedikit dan tidak menutup kemungkinan WhatsApp Pay akan datang ke Indonesia. Terlebih lagi, jika melihat kecenderungan minat pengguna di Indonesia pada jaringan aplikasi Facebook, WhatsApp dan Instagram, cenderung digunakan sebagai alat bantu jualan online. Tidak sedikit para pedagang online di Indonesia memanfaatkan WhatsApp untuk berinteraksi.

WhatsApp Pay dan Bank Indonesia

Berkaca dari India, maka peran Bank Indonesia tak boleh dilewatkan. Melansir kontan.co.id, Bank Indonesia (BI) sempat menyinggung syarat untuk menjadi bos WhatsApp itu pada Maret 2020 lalu.

BI menyatakan pihaknya memperoleh informasi, model bisnis kerjasama yang akan dibangun adalah penyedia layanan peer to peer (P2P) transfer antar pengguna uang elektronik dengan penerbit yang sama melalui aplikasi chat di platform WhatsApp. Dalam kerjasama tersebut peran Facebook dan WhatsApp hanya sebagai penyedia aplikasi untuk user interface.

Mekanisme perpindahan dana tetap dilakukan oleh penerbit uang elektronik. “Fitur tersebut hanya dapat dilakukan apabila pengguna WhatsApp telah memiliki akun uang elektronik pada penerbit yang bersangkutan,” kata Asisten Gubernur dan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta, ketika itu.

Jika menilik penjelasan BI tersebut di atas, WhatsApp Pay sepertinya akan menggunakan kendaraan Gopay. WhatsApp hanya sebagai penyedia aplikasi user inteface. Apakah akan seperti itu mekanismenya atau ada skeneario lain? Kita tunggu saja dan ikuti terus perkembangan informasi WhatsApp Pay di Indonesia di banaranmedia.com.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *