New Normal dan Kekuatan Rupiah Terhadap Dolar AS

  • Whatsapp
New Normal dan Kekuatan Rupiah Terhadap Dolar AS

Sejak wabah Covid-19 menghantui Indonesia, Rupiah sempat anjlok, perekonomian pun terpuruk. Namun, berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 11.08 WIB, nilai tukar rupiah menguat 1,16 persen ke posisi Rp13.931 per dolar AS. Sepanjang sesi rupiah bergerak di kisaran Rp13.931 s.d Rp14.089. Artinya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sudah mulai menguat hingga menembus Rp13.000.

Penguatan rupiah ini dinilai banyak ekonom karena adanya sentimen optimis para pelaku pasar terhadap pembukaan kembali perekonomian melalui skenario kenormalan baru atau new normal.

Read More

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan rupiah berpotensi melanjutkan penguatan setelah ditutup stagnan alias  tidak bergerak dari posisi sebelumnya pada akhir perdagangan Kamis (4/6/2020).

“Ada kemungkinan dalam perdagangan Jumat (5/6/2020) rupiah akan menguat di range Rp13.950-Rp14.120 per dolar AS,” ujar Ibrahim seperti dikutip dari keterangan resmi Jumat (5/6/2020).

Sementara itu, kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.100 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Jumat (5/6/2020).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.100 per dolar AS, menguat 65 poin atau 0,46 persen dari posisi Rp14.165 pada Kamis (4/6/2020).

Dilansir dari Bloomberg, rupiah bergerak menuju apresiasi mingguan keempat berturut-turut sekaligus pekan terbaiknya sejak tahun 2015.

Penguatan mata uang Garuda didorong optimisme bahwa pembukaan kembali kegiatan perekonomian secara bertahap dan membaiknya sentimen risiko global akan meningkatkan arus modal masuk ke aset-aset berimbal hasil tinggi.

“Asing kembali masuk ke dalam obligasi Indonesia akhir-akhir ini, sehingga mendukung rupiah,” ujar pakar strategi valas di Bloomberg Intelligence Stephen Chiu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *