Pentingnya Mengajarkan Sopan Santun Kepada Anak Sejak Usia Dini

  • Whatsapp

SALAH satu yang terpenting dalam pendidikan anak adalah sopan santun, baik dalam tutur kata atau dalam tingkah laku.

Ilmu, kata orang, bisa dicari ketika usia anak sudah beranjak dewasa atau bahkan ketika dewasa sekalipun, tetapi sopan santun tidak bisa didapatkan semudah itu.

Read More

Orangtua, sebagai sekolah pertama bagi anak, haruslah terlebih dulu mengajarkan sopan santun agar kelak ketika dewasa ia menjadi manusia yang beradab.

Untuk membiasakan anak-anak bertutur kata yang sopan dan santun bisa (dan harus) dimulai sejak masih dini lho, yaitu saat si kecil berusia 0-7 tahun, periode tersebut adalah masa keemasan bagi si kecil, karena sekitar 80 % pada masa itu otak anak mulai berkembang. Pada periode tersebut peran orang tua sangat diperlukan dalam mengawasi, mengamati, dan menumbuhkembangkan karakter si kecil.

Selain itu, menurut ahli psikologi, periode  0-7 tahun anak merupakan masa tanam untuk si kecil. Apa yang kita tanamkan ke dalam otak anak baik positif ataupun negatif, akan menjadi contoh bagi si kecil.

Pada masa-masa itu si kecil mulai merekam apa yang ada di depan matanya, dan mudah mengingat serta mencontoh. Oleh sebab itu sebelum mendambakan si kecil bisa bertutur kata dengan sopan dan santun, alangkah baiknya para orang tua juga membiasakan diri sendiri untuk bertutur kata yang baik dan sopan.

Terus, apa saja kebiasaan sejak dini yang perlu orang tua tanamkan agar anak memiliki tata krama yang baik saat berinteraksi dengan orang sekitar?

Yuk, simak tiga kata ajaib yang perlu ditanamkan pada si kecil saat berinteraksi dengan orang lain;

 

Kata Tolong

“Ambilin mainan adek dong!”
“Pensil adek jatoh niih, amblin gih!”

Seandainya orang lain yang diminta bantuan seperti itu, kira-kira apa yang mereka lakukan yaa? Mau membantu atau malah kesel bin sewot mendengarnya?

Kita memang sering terlupa saat meminta bantuan untuk mengucapkan kata-kata yang lebih santun dan enak didengar. Caranya mudah saja cukup kita tambahkan kata tolong, maka semuanya akan terdengar lebih santun, coba saja deh!

Misalnya;

“Tolong ambilin mainan adek dong.”

“Pensil adek jatoh, tolong ambilin yaa.”

Dengan menggunakan kata tolong, berarti kita menunjukan sebuah rasa hotmat terhadap orang yang ingin memberi bantuan terhadap kita. Tentu sangat menyenangkan jika di tengah kesulitan mendapat bantuan dari orang lain. Yuk, jangan lupa kata tolongnya yaa

 

Kata Maaf

Kata maaf sering terasa paling sulit diucapkan saat kita membuat kesalahan terhadap orang lain. Perlu kita ketahui bahwa menggunakan kata maaf tidak akan pernah merendahkan diri kita bahkan menandakan bahwa kita menghormati orang yang kita rugikan. Misalnya; maaf yaa dek, mama telat jemputnya..
Coba saja deh, pasti si adek gak bakalan manyun lagi, hehehe…

 

Kata Terima Kasih

Biasakanlah mengucapkan terima kasih terhadap kebaikan baik perilaku maupun pemberian dari orang lain meskipun hal-hal yang kecil, misalnya; terima kasih yaa, adek hari ini udah bantuin mama…
Permennya enak, terima kasih yaa..

 

Naah, tiga kata ajaib yang perlu ditanamkan kepada si kecil di atas tadi memang bukan hal yang mudah dan perlu kesabaran untuk membiasakannya. Alangkah baiknya sebagai orang tua, kita menjadi contoh bagi anak-anak baik saat berinteraksi dengan si kecil maupun orang dewasa sekitar kita, sehingga si kecil dapat mencontoh dan membiasakan apa yang ia lihat dan dengar kelak sampai dewasa nanti.

Sha

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *