PUISI NAYLA AR: JEJAK PENYAIR EKO SURYADI WS

  • Whatsapp
PUISI NAYLA AR; JEJAK PENYAIR EKO SURYADI WS
Ilustrasi | artpal.com

JEJAK PENYAIR EKO SURYADI WS

Kukayuh langkah kecilku menapaki Cakrawala Biru

di bawah bumi Halimun

Read More

Menikmati setiap belaian kasih angin

Kuratapi jejak penyair beberapa dekade

bergelegar dalam syairnya di batas laut

 

Kukayuh kembali langkah kecilku

di antara bibir pantai

Menyibak deburan ombak

Menciumi aroma laut

Nelangsa menghanyutkanku

 

Hujan mengirimkan pesan rindu

namun samar terbelenggu waktu

Suara-suara camar pulang keperaduan damaimu

Disinilah!

Dia bercumbu mesra dengan gelora laut

 

Netranya tajam menembus pesan langit

Mengisyaratkan alam adalah rumah

Lautan adalah jiwa

Dan disinilah!

Jejak terakhirnya

 

Kotabaru, 28/09/2020

 

 

DEBU SEMBUNYI

Debu sembunyi

perlahan menggerayangi

balutan sepi

risau hati

tak bertepi

hati mengadu ini

singgah sembari menunggu

hal yang tak pasti

aku masih menanti

 

Kotabaru, 28/09/2020

 

 

HAIKU, HAI KAU

Haiku, hai kau

yang berjalan gontai diperempat

lorong-lorong kecil, kemudian

menunduk menengadah

kepada bulan

 

Haiku, hai kau

masih saja dia membisu

sedang aku masih berbicara

 

Haiku, hai kau

lima menit lagi kereta itu melaju

dan dia akan membawamu

 

Haiku, hai kau

dia adalah orang waras

dari Rumah Sakit Dahlia

dan aku hanya bisa tertawa

melihat tindak tanduknya

 

Kotabaru, 28/09/2020

 

 

WANITAKU

Sketsamu kuukir dalam potret imaji

bersama bayang-bayang samar

yang kurekam dalam setiap sepiku

sepi menanti

sepi menjelajahi kisah ini

kisah asmara yang terlampau rumit

terlampau berliku

hingga kutetap membuat bayanganmu

sebagai teman sepiku

di kala malam datang berbisik

dan hujan menertawakan

aku masih menantimu

dalam waktu yang tak menentu

 

Kotabaru, 28/09/2020

Nayla AR
Latest posts by Nayla AR (see all)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *