PUISI-PUISI ACHMAD ZULKIFLI ALTINUS: ASMARALOKA

  • Whatsapp
PUISI-PUISI ACHMAD ZULKIFLI ALTINUS; ASMARALOKA

Sajak Air Mata

 Denting denting sunyi

Menjelma duri menusuk luka abadi

Read More

Malam merangkai luka

Melahirkan sajak air mata

 

Kuala Kapuas, 2020.

 

Asmaraloka

Apa yang dibisikan sisa

tetes hujan kepada helai

daun sesaat sebelum ia

jatuh ke tanah?

 

Sewaktu angin yang biasa

menyusun awan penghujan

terbata-bata menyaksikan:

mungkin rahasia”, pikirnya.

 

Hanya isyarat yang tinggal

tentang sesuatu yang

tidak akan pernah mampu

dikatakan oleh kata-kata.

 

Kuala Kapuas, 2021.

Sikat Gigi

 Ia bertubuh kecil, berbatang, berbulu. Saban hari ia

Mececap mulutmu yang bau. Mulai sisa makanan, liur

Basi, hingga kata-kata kotor yang tertinggal di mulutmu.

Ia tak pernah menolak apalagi berontak sebab ia paham

Hakikat hidup

 

Ia selalu berharap kepada Tuhan untuk diberi mulut,

Seperti mulut yang sering ia jumpai itu. Agar ia dapat

Berkata: “jagalah mulutmu”

 

Kuala Kapuas, 2020.

Situasi Saat Kebakaran

Sirene mobil pemadam meraung-raung

Melintas timbulkan tanya dan bingung

 

Sesayup sampai tersiar kabar

Di rumah makan tepi jalan api berkobar

Ke sana-kemari menjalar

Seperti bertahun-tahun simpan rasa lapar

 

Pemadam kebakaran bekerja apik

Warga-warga masih pada panik

Ada yang membantu memadamkan api

Ada yang lari mengamankan diri

Ada juga yang mengambil momen foto selfie

 

Ah, kebakaran!

 

Satu jam sempat gaduh

Akhirnya api sudah teduh

 

Besoknya di halaman koran pagi

Kebakaran tadi malam berubah jadi

Kata-kata rapi yang sedikit buat geli

Tukang selfie yang sibuk sendiri

Jadi terkenal diwawancarai

 

“Menurut saya kebakaran itu disebabkan oleh api”

Tutur tukang selfie yang baik hati.

 

Kuala Kapuas, 2020

 

Kucing

Adakah ia endus dan  rasai pada desir bulu-bulunya

tentang kisah itu? Silsilah itu?

 

Tentang Typhon yang raksasa: Typhon yang perkasa

 

Oo, Dewi Hekate

Oo, Dewi Hekate

Masihkah Engkau terengah

Dan napasmu patah-patah?

 

Menjelmalah!

Menjelmalah!

 

Dalam lindungan bulu dan lucu

Dalam binar mata yang manja

 

 

Kuala Kapuas, 2021

Achmad Zulkifli Altinus
Latest posts by Achmad Zulkifli Altinus (see all)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *