PUISI-PUISI AHMAD RASYID; GADIS CEMARA

  • Whatsapp
PUISI-PUISI AHMAD RASYID; GADIS CEMARA
Instagram | Alice_chevalier

Menunggu

 

Gadis itu bersolek di atas meja rias
pada tumpukan kertas dan coretan-coretan.

Read More

Di depan cermin ia menari.
Tarian sepi. Laki-laki yang merindukannya
urung datang.

Malam-malam ia menimbang.
Sunyi ini harus kubakar, katanya, bergumam.

Di depan kaca jendela ia menerawang; Kapan.
Segera; Tak ia peroleh.

Bedaknya luntur dibawa tidur.
Ditelan bantal dan guling.

Pagi-pagi ia sibuk dengan gincu.
Tangannya berukir inai.

Halaman sepi itu ia tinggalkan.
Aku harus kawin katanya.

 

Gadis Cemara

Dengan rambutnya ia menjeratku
di pepohonan akar-akarnya bermula
dari jantungnya.

Dahan-dahannya ramping menyikutku.
daun-daunnya menaungiku.

Setiap sore gadisku membawakan kopi.
Agar malam aku tak lelap katanya.

Aku suka, apalagi dia hadiahi aku kecupan pagi-pagi.

 

Ahmad Rasyid
Latest posts by Ahmad Rasyid (see all)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *