SAJAK RAFII SYIHAB; MATA AIR MATA

  • Whatsapp
SAJAK RAFII SYIHAB; MATA AIR MATA
Ilustrasi | Net

MATA AIR MATA

 

di beranda sungai air mata ibu mengalir. deras dan jernih. jukung-jukung hilir mudik di pipinya. saling sapa bertukar hasil. orang-orang mandi di bibir lanting ketika senja menua di kejauhan. ikan-ikan melompat riang dari sungai menuju air mata. membawa sekantong luka ia berkata; o, sayang, tak ada hidup di tubuh sungai kecuali kenangan masa lalu yang menjadi keruh dan kering.

Read More

tangis ibu kian deras. meluap-luap air mata di pipinya. tak seorang pun pernah gaduh. air mata tidak keruh dan banjir, ucap mereka. jukung-jukung perlahan dikayuh menuju tepi. tebar senyum berwarna merah bekas kunyahan sirih dilabuhkan pada sesiapa yang ditemui. di belakang jukung penuh tawa anak-anak berenang. timbul tenggelam menyelam ke dasar pipi; o, lihat, di kedalaman air mata ikan hidup bahagia!

jauh di udik sana, di tempat sungai-sungai berjuang melahirkan anak mereka, hutan-hutan luluh sebab rayu manis gergaji. tanah ditikam dibikin tambang. alat berat saling balap membabat rindang. sungai kehabisan mata air. tapi siapa yang peduli, bukankah mata air sudah kita gantikan dengan air mata sekarang?

 

rantaubakula\\2019

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *