Lahir di Bayang, Pantai Barat Sumatera. Sekarang adalah mahasiswa di Unand pada prodi ilmu sejarah. Menulis esai dan puisi yang sudah dimuat di media. Bergiat di organisasi Cendekia dan Rumah Baca Pelopor 19.
Rion Albukhari

LOVE BIRD Dalam musim hujan ini kita akan merupa sepasang burung Love Bird. Kau kuning, […]

kelahiran Sumenep-Madura, O5 Februari 1995 adalah tanggal lahirnya. Ia mengabdi di Madrasah Al-Huda. Mahasiswa aktif di STAIM TerateSumenep. Selain suka menulis, ia juga seorang aktivis di kajian sastra dan teater "Kosong" Bungduwak. Perkumpulan dispensasi Gat's (Gapura Timur Solidarity) adalah organisasi yang digeluti saat ini, ada pula Fok@da (Forum komunikasi alumni Al-Huda), sekaligus perkumpulan (Pemuda Purnama) dan pengasuh di grup (Kampus Literasi). Disela-sela kesibukannya ia belajar menulis Puisi, Cerpen, Cernak, Esai, Resensi Opini, dll. Karyanya banyak dimuat di koran lokal maupun nasional, seperti: Jawa Pos (pro-kontra), Republika (Puisi 2018). Riau Pos (2017), Bangka Pos (2017), Palembang Ekspres (2017), Radar Madura (2017), Radar Surabaya (2017), Radar Jember (2017), Radar Banyuwangi (2017), Radar Bojonegoro (2017), Kedaulatan Rakyat (2017), Solo Pos (2017 dan 2018), Malang Voice (2017). Majalah Simalaba (2017), Analisa Medan (2018), Radar Cirebon (2018), Kabar Madura (2018) dan Jurnal Asia-Medan, Banjarmasin Pos (2018), Budaya Fajar-Makassar (2018), Radar Pagi dan redaksi Apajake (2018). Puisinya juga masuk dalam antologi puisi CTA Creation (2017). Antologi Senyuman Lembah Ijen-Banyuwangi (2018). Antologi kumpulan karya anak bangsa: Sepasang Camar-Majalah Simalaba (2018). Antologi puisi 'Perempuan' FAM (5018), Juara satu lomba cipta puisi FAM (2018). Antologi HPI Riau: Kunanti di Kampar Kiri (2018). Antologi Pusi Masa Lalu (2018), dan Antologi Puisi untuk Lombok. Penulis buku puisi: Senandung Asmara dalam Jiwa (2018).
Saiful Bahri
Latest posts by Saiful Bahri (see all)

RATU pikirmu, seksi merias puisi. kaubisa membangun kota. tapi kau tak bisa pandai mengurus ulah […]

Lahir di Sumenep 28 Desember 1998 pernah aktif di Taneyan Kesenian Bluto, Forum Belajar Sastra, Sanggar Asap, dan sekarang masih berproses di UKM Teater Fataria IAIN MADURA. fb: Mohammad latif, Surel: latifmohammad086@gmail.com
Mohammad Latif
Latest posts by Mohammad Latif (see all)

AGITASI SEBUAH SENYUM Pada hutan dadaku Senyummu membangunkan bunga-bunga yang telah layu Membiarkan kenang berseteru […]

Lahir di Martapura, 24 Juni 1998. Tinggal di Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Sekarang sedang menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Penyuka sastra. Telah menerbitkan buku kumpulan cerpen pertamanya berjudul “Surat dari Saranjana” (Karyapedia Publisher, 2019). IG: munof.official
Muhammad Noor Fadillah
Latest posts by Muhammad Noor Fadillah (see all)

SEJAK awal Marni sebenarnya sudah curiga ketika ia dan suaminya tiba-tiba diundang makan malam oleh […]

Puisi

Nama asli penulis adalah Ahmad Riyan Nailanie, S.Pd. Kelahiran Kotabaru, 28 Mei 1993. Putra kedua dari Bapak Kaslan, S.Pd. dan Ibu Mahdalena. Lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di STKIP Paris Barantai Kotabaru angkatan tahun 2015. Penulis dapat dihubungi langsung via email riyannailanieahmad@gmail.com
Nayla AR
Latest posts by Nayla AR (see all)

JEJAK PENYAIR EKO SURYADI WS Kukayuh langkah kecilku menapaki Cakrawala Biru di bawah bumi Halimun […]

Puisi

Lahir di desa Cintamulya, Lampung Selatan, 18 Februari 2000. Alumni MA I Cintamulya. Menempuh pendidikan di UIN Raden Intan Lampung. Menulis puisi, cerpen, esai dan apa saja yang bisa membuat bahagia. Buku puisi tunggalnya berjudul Denting Jam Dinding (2019/Al-Qolam Media Lestari). Beberapa hasil tulisannya juga tersiar di Simalaba.com, Apajake.id, Kawaca.com, Kibul.in, Takanta.id, Travesia.co, RadarCirebon, Medan Pos, Radar Malang, Kabar Madura, Malang Post, Riau Pos, Radar Mojokerto, Banjarmasin Pos, Bangka Pos, Denpasar Post, Pos Bali, dan lainnya. Menjadi kontributor dalam banyak buku Antologi bersama. Ia bisa ditemukan di Facebook : Imam Imron Khoironi
Imam Khoironi
Latest posts by Imam Khoironi (see all)

Doa dalam Tujuh Puisi /i/ Tuhan Rusuk malam memaksaku tidur Di emperan rumahmu Yang suci […]

Lahir dan tinggal di Indramayu, Jawa Barat, Indonesia. Bergiat di Komite Sastra, Dewan Kesenian Indramayu (DKI) dan Lembaga Kebudayaan Indramayu (LKI). Namanya masuk buku “Apa dan Siapa Penyair Indonesia” Yayasan Hari Puisi. Puisinya mendapat Hadiah Penghargaan dalam Sayembara Menulis Puisi Islam Asean Sempena Mahrajan Persuratan dan Kesenian Islam Nusantara ke-9 Tahun 2020 di Membakut, Sabah, Malaysia, Juara 1 dan mendapat Piala bergilir ‘Lomba Cipta Puisi Anugerah RD. Dewi Sartika (2019), mendapatkan juga Anugerah “Puisi Umum Terbaik” Disparbud DKI 2019 dalam Perayaan 7 Tahun Hari Puisi Indonesia Yayasan Hari Puisi, dan pernah Juara 1 Lomba Cipta Puisi Kategori Umum Tingkat Asia Tenggara Pekan Bahasa dan Sastra 2018 Universitas Sebelas Maret. Tersiar pula puisi-puisinya di media lokal, nasional, dan Malaysia. Buku puisi terbarunya “Dari Lubuk Cimanuk ke Muara Kerinduan ke Laut Impian” penerbit Rumah Pustaka (2018).
Faris Al Faisal
Latest posts by Faris Al Faisal (see all)

PENGADILAN DI MEJA MAKAN  Mari melihat pengadilan Dari sini, Tuan

Diego Alpadani lahir di Bandung pada bulan Agustus 1997. Saat ini ia tengah menyelesaikan studinya di jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Unand. Ia aktif berkegiatan di Labor Penulisan Kreatif (LPK), Teater Langkah, dan Lab. Pauh 9.
Diego Alpadani
Latest posts by Diego Alpadani (see all)

AKU TIDAK MENCINTAIMU Aku tidak mencintaimu dengan kata yang keranjingan dicampuri obat-obat melankolis melekat dalam […]

Mahalabiu

Suka kucing dan makanan kucing. Tidak produktif dalam segala hal tak terkecuali menulis. Belum punya buku karya, buku nikah, dan buku tabungan. Bisa dihubungi lewat telepati.
Avatar

BAISUKAN hari, rahat Masmurah hanyar tuntung manurih gatah, inya duduk di atas karung nang diamparnya […]

Suka kucing dan makanan kucing. Tidak produktif dalam segala hal tak terkecuali menulis. Belum punya buku karya, buku nikah, dan buku tabungan. Bisa dihubungi lewat telepati.
Avatar

LAZIMNYA anak kos, saya adalah pecinta garis keras mi instan. Bagi saya tidak ada jenis […]

cerpen

Anggota Komunitas Bisa Menulis (KBM grup). Menulis puisi dan cerpen di berbagai surat kabar. Pendiri komunitas Pemuda Desa Merdeka (PDM 2015) dengan gerakan yang lebih condong mengangkat tema-tema sosial dan seni musik jalanan. Saat ini, ia bermukim dan menetap di bawah lereng bukit kapur (Malang).
Moehammad Abdoe
Latest posts by Moehammad Abdoe (see all)

TIDAK jauh dari surau, kepulan asap dapur rumah bilik Maria tampak gagah di mata Janet, […]

Puisi

Suka bikin arsip. Belum gemar membaca dan menulis. Tidak terlalu suka kucing.
Maulidan Rahman Siregar

SAYA saya menghubungi diri saya pukul 03.41 pagi dan mendapati

Dari Redaksi

KABAR gembira!  Sehubungan banyaknya permintaan untuk perpanjangan deadline lomba baca puisi online #17anbanaranmedia, maka dengan […]

Lahir di Bayang, Pantai Barat Sumatera. Sekarang adalah mahasiswa di Unand pada prodi ilmu sejarah. Menulis esai dan puisi yang sudah dimuat di media. Bergiat di organisasi Cendekia dan Rumah Baca Pelopor 19.
Rion Albukhari

KABUT MEMBASAHI MATAKU I/ Pagi sekali, matahari susut.   II/ Bunga-bunga di beranda, angin membawa […]