Tari Bagandut, Warisan Budaya Takbenda dari Tapin

  • Whatsapp
Tari Bagandut, Warisan Budaya Takbenda dari Tapin
Tarian Bagandut | kanalkalimantan.com

BAGANDUT merupakan seni tari yang diakui menjadi warisan budaya tak benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2015 silam. Tari ini merupakan tradisi khas Kab. Tapin yang berkembang di daerah Margasari, Pabaungan, Pandahan, Parigi, Tatakan hingga ke kota Rantau.

Tarian gandut ditarikan oleh perempuan, dengan lenggang lenggok ragam khas tari gandut, penari berusaha menarik perhatian penonton untuk ikut menari. Penonton yang ikut menari biasa meletakkan uang dalam sasanggan sebagai wujud berbagi dalam hiburan tari-tarian.

Read More

 

SEJARAH TARI BAGANDUT

Mulanya, tari ini hanya dimainkan di lingkungan kerajaan. Sekitar tahun 1860-an barulah tari ini berkembang ke pelosok dan menjadi hiburan yang disukai oleh rakyat biasa.

Pada saat itulah, Bagandut bisa dipentaskan di mana aja. Bila ada mereka yang mengundang, maka pementasan ini dapat dihadirkan. Perhelatan yang mengundang keramaian, seperti: Acara perkawinan, hajad, pengumpulan dana kampung dan sejenis itu. Tari Bagandut merupakan hiburan dan pementasan favorit yang ditunggu-tunggu.

Dalam berbagai refrensi disebutkan, Gandut merupakan profesi yang unik dalam masyarakat. Sebab tidak sembarang orang bisa menjadi gandut. Selain harus pandai menari, seorang yang berprofesi sebagai gandut juga harus pandai bela diri. Hal ini berfungsi untuk melindungi dirinya sendiri dari tangan-tangan jahil penonton atau sejenisnya.

Dahulu, banyak gandut yang dijadikan istri oleh para bangsawan dan pejabat pemerintahan, selain memiliki wajah yang cantik, mereka juga dipercaya punya ilmu pemikat. Nyai Ratu Komalasari, permaisuri Sultan Adam adalah salah satu bekas penari gandut yang terkenal.

Di masa kejayaannya, arena tari Gandut sering pula menjadi arena persaingan adu gengsi para lelaki yang ikut menari. Persaingan ini bisa dilihat melalui cara para lelaki tersebut mempertontonkan keahlian menari dan besarnya jumlah uang yang diserahkan kepada para Gandut.

 

JENIS TARI BAGANDUT

Bagandut terbagi menjadi empat jenis tari yaitu;

  • Gandut Mangandangan
  • Mandung-mandung
  • Gandut Manunggul
  • Gandut Karuncungan

 

PAKEM TARI BAGANDUT

Bagandut menjadi daya tarik tersendiri baga masyarakat pada masa dulu, hal tersebut dikarenakan ada beberapa pakem khusus dalam bagandut, di antaranya adalah;

Lagu yang dipakai dalam bagandut hanya 4 macam lagu. Di luar dari empat macam lagu tersebut maka hanya disebut Bajapinan. Adapun lagu-lagu dalam bagandut adalah sebagai berikut;

Lagu Mandung untuk tari Gandut Mandung Mandung

Tari Gandut Mandung mandung ditarikan oleh sepasang laki-laki (biasanya dari kalangan penonton) dan perempuan, di mana pada setian hentakan lagu sang penari laki-laki menyerang si penari perempuan dengan maksud berusaha menyentuh pipi (pukul atas), dada (pukul tengah), dan pantat (pukul bawah). Adapun ragam dasar pada tari mandung-mandung adalah sebagai berikut;

Ragam Gerak Laki-laki

  • Step 4 (langkah 4)
  • Kijik
  • Gerak Hambat
  • Gerak Pukul

Ragam Gerak Perempuan

  • Step 4 (langkah 4)
  • Step 2 (langkah 2)
  • Kijik
  • Kambang
  • Limbai langkah 4
  • Tangkis
  • Kibas

Lagu mangandangan untuk tari Gandut Mangandangan

Sama halnya dengan tari mandung-mandung, tari mangandangan juga ditarikan oleh sepasang laki-laki (dari kalangan Penonton) dan perempuan. Perbedaan dengan tari mandung-mandung terdapat pada Lagu dan gerak yang dibawaan pada saat tarian. Tari Mangandangan lebih banyak bergerak menghalau (mangandang) gerak tari perempuan. Biasanya penari laki-laki pada tari  gandut Mangandangan ini adalah laki-laki yang mahir menari dan silat, begitu juga denan penari perempuannya. Adapun ragam gerak dalam tari Gandut Mangandangan di antaranya adalah sebagai berikut;

Ragam Gerak laki-laki

  • Step 2 ( Langkah 2)
  • Hayam Ma’alas (Seperti Ayam Mengincar)
  • Garah
  • Pukul

Ragam Gerak Perempuan

  • Kijik
  • Step 2 (Langkah 2)
  • Kambang
  • Limbai Langkah
  • Limbai
  • Tangkis
  • Kibas

Lagu Stambulan/Karuncungan untuk tari Gandut Karuncungan

Pada tari Gandut Karuncungan Penari Laki-laki dan penari perempuan bergerak menari dengan bergandengan tangan ke kiri, kanan, deapn dan belakang, seperti halnya tari salsa. Ragam gerak yang dipakai hanya step 4 (langkah 4) saja.

Lagu Dua Putri untuk tari Gandut Manunggul

Pada tari ini, si laki-laki hanya duduk bersebunyi dalam sarung di arena gelanggang tari. Sedangkan penari perempuan bergerak menggoda si laki-laki agar membuka sarungnya.

Museum Lambung Mangkurat

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *