Terbesar dalam Sejarah, Dispersip Kalsel Musnahkan Puluhan Ribu Berkas Lawas

  • Whatsapp
Terbesar dalam Sejarah, Dispersip Kalsel Musnahkan Puluhan Ribu Berkas Lawas
Bunda Nunung melakukan pemusnahan berkas | Dispersip kalsel

DINAS Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pemusnahan berkas lawas yang telah habis masa usia atau sudah lewat masa retensinya.

Dalam pemusnahan berkas tersebut, menurut Kepala Dispersip Kalsel, Hj Nurliani, Dispersip Kalsel tidak sembarangan, harus sesuai dengan SK Gubernur dan telah disetujui oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Read More

“Harus sesuai masa retensi arsip. Arsip keuangan misalnya itu masa retensinya 10 tahun dan arsip kepegawaian 5 tahun. Dalam pemusnahannya pun Dispersip Kalsel membentuk tim penilai dan tim pemusnahan arsip,” terangnya.

Dikatakan perempuan yang kerap disapa Bunda Nunung ini, kali ini Dispersip Kalsel akan lakukan pemusnahan sebanyak 21.487 berkas usang yang telah habis masa retensi arsip dari beberapa SKPD lingkup Pemprov Kalsel yang direncanakan Selasa (17/11/2020) di Banjarbaru.

“Mulai, dari berkas Inspektorat, Dinas Kehutanan, Dinas perkebunan Dati 1 Kalsel, Biro Umum, Biro Keuangan, dan Biro Pembangunan Daerah Sekertariat Wilayah, Daerah tingkat 1 Kalsel,” sebut Kadispersip Kalsel.

Ia menjelaskan, pemusnahan ini bertujuan agar tidak ada penyalahgunaan berkas dan untuk efesiensi tempat penyimpanan.

“Berkas yang dimusnahkan tersebut yang telah mencapai rentang tahun atau usianya sudah mencapai puluhan tahun sehingga sudah bisa dimusnahkan karena tidak memiliki nilai guna di samping untuk efesiensi tempat penyimpanan,” ungkapnya.

Sejauh ini, Dispersip Kalsel telah melakukan pemusnahan berkas secara bertahap. Tercatat, di pertengahan tahun 2020, Dispersip Kalsel telah memusnahkan berkas sebanyak 26.585 dan Selasa nanti sebanyak 21.487 berkas.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tahun 2018 dilakukan pemusnahan arsip sebanyak 294 berkas, kemudian tahun 2019 arsip yang dimusnahkan 870 berkas. Tahun 2020 merupakan pemusnahan berkas terbesar dalam sejarah. (hum)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments